Cita Cita Ruth Irma Widjaja Ingin Jadi Pencipta Lagu Rohani
Saat usianya 15 tahun Ruth Irma Widjaja mencoba menggali kemampuannya menciptakan lagu. Tak dinyana, lagu pertamanya merubah kehidupan seorang ibu.Kau S’lalu Ada merupakan lagu pertama yg diciptakan Ruth Irma Widjaja. Lagu itu tertoreh di album pertama One in Love (OIL). Gadis yg menjadi personil OIL ini belajar menciptakan lagu dengan cara otodidak. Lagu pertama diciptakannya ketika ia tengah mengalami persoalan dalam keluarga. “Saya hanya memainkan piano serta tiba-tiba di otak saya timbul kata-kata untuk suatu lagu. Lalu saya mencari nadanya serta jadilah dengan spontan lagu itu. Jadi, tak ada yg mengajarkan, cuma menggunakan talenta musik yg Tuhan berikan, serta semua alasannya ialah kemurahan Tuhan.”
Tujuan Ruth menciptakan lagu lantaran ia rindu setiap lagu yg Tuhan titipkan padanya dapat memberkati serta menguatkan tak sedikit orang. “Just to let them know that God is real and He's always there for us,” imbuh dara kelahiran Jakarta, 1 September 1989.
Hingga kini telah kurang lebih 30 lagu yg diciptakan Ruth. “Tapi ada berbagai yg belum tuntas. Mungkin yg telah sehingga kira-kira ada 20.” Semua lagu yg diciptakan Ruth merupakan lagu rohani Kristen. Ruth sengaja memilih menciptakan lagu rohani. Alasannya, alasannya ialah lagu pertamanya merupakan lagu rohani, serta hingga kini ia mengaku belum mempunyai keinginan menciptakan lagu sekuler.
Alasan lainnya, kata Ruth, ia merasa membikin lagu mengenai Tuhan serta kebaikan-Nya mempunyai pengertian lebih serta powerful. “Karena tak sedikit orang-orang dapat dijamah melewati lagu-lagu tersebut. Mereka juga memperoleh kekuatan serta pengharapan. Lagu-lagu yg diurapi dapat merubah nasib seseorang. It's life changing. Dan saya bersyukur dapat digunakan Tuhan dalam bidang ini,” katanya, penuh syukur.
TIDAK JADI CERAI
Selama menciptakan lagu, puteri pasangan Marzuki Widjaja serta Anita Ang ini mengaku sesekali menemui kesulitan. Ia mengalami kesulitan ketika menyatukan nada dengan lirik. “Karena wajib pas phrasing-nya. Kesulitan lainnya, mencari kata-kata yg cocok untuk mengekspresikan apa yg ada di hati saya.”
Dalam menciptakan lagu, biasanya Ruth terinspirasi oleh pengalaman hidupnya. “Inspirasi lainnya, ya dari apa saja yg Tuhan taruh di hati saya.” Seperti lagu Kau S'lalu Ada serta Bapaku yg Setia yg terinspirasi dari pengalaman pribadi.
Lagu Bapaku yg Setia diciptakan ketika Ruth menderita sakit Rheumatoid Arthritis. “Lewat penyakit, saya diajar untuk mengerti bahwa Tuhan itu baik serta setia. Lagu Bapaku yg Setia menggambarkan iman saya. Saat saya mencicipi sakit, saya masih menaruh pengharapan terhadap Tuhan, Bapa yg setia, alasannya ialah rencana-Nya rutin cantik bagi kita.”
Ruth berharap lagu-lagu yg diciptakannya dapat memberkati tak sedikit orang. Tak disangka andalan Ruth tersebut rupanya telah terwujud. Pasalnya, ada seorang bunda yg dijamah Tuhan seusai mendengarkan lagu ciptaan Ruth, Kau S'lalu Ada. “Setelah mendengarkan lagu Kau S’lalu Ada, bunda tersebut tak sehingga bercerai. That's how great God is! Tuhan dapat menggunakan apa saja untuk menjadi alat-Nya,meskipun itu lagu pertama yg saya ciptakan. Bukan lagunya yg hebat, tapi Tuhannya yg luar biasa,” cerita Ruth.
